Sablon Kaos

Mengenal Sablon Bagian 1 : Tujuh Jenis Sablon Kaos di Pasaran



Mengenal sablon yang ada saat ini ternyata begitu banyak. Semua itu tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi di bidang sablon dan fashion pada umumnya. Sablon memang sangat identik dengan produk kaos. Dengan memakai sablon, sebuah kaos semakin unik dan menarik. Pasalnya, terdapat gambar, tulisan, serta pernak-pernik yang di bagian depan ataupun belakang kaos. Dengan begitu, banyak orang akan semakin menggandrungi kaos untuk dipakai sehari-hari karena tidak polos dan monoton lagi. Kaos semacam itu sudah pasti dibuat dengan proses sablon. Sementara untuk membuatnya, hanya tangan-tangan profesional dan berpengalaman saja mampu melakukannya. Namun demikian, tidak sedikit orang atau pihak yang telah menguasainya. Baik sablon kaos manual maupun digital dapat dipelajari dengan cepat. Dengan berbekal keahlian menyablon seperti itu, tidak sedikit yang membuka usaha konveksi atau jasa penyablonan kaos. Keuntungan yang didapat juga bervariasi, tergantung dari manajemen bisnis yang dilakukannya.

Berikut akan sedikit diinformasikan untuk Anda sekalian beberapa jenis sablon. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan dan pengetahuan.

Sablon KaosSablon rubber

Sablon yang satu ini juga dikenal dengan sebutan sablon karet. Pasalnya, sifatnya yang menutup serat kain serta timbul atau menonjol. Selain itu, hasil sablonannya elastis sehingga tidak mudah pecah tergantung dari kualitasnya. Banyak digunakan untuk sablon dengan media kain gelap, seperti hitam. Tintanya bersifat pekat yang dapat menutup permukaan serat kain dengan baik. Sementara itu, tinta rubber atau karet secara umum digunakan untuk underbase. Dalam arti, berfungsi untuk penutup warna kain sebelum proses penyablonan warna dimulai.

Sablon pasta

Mengenal sablon jenis ini dapat diketahui daro sifatnya yang kebalikan dari sablon rubber. Hal itu dikarenakan sifatnya yang tidak elastis saat menutup serat kain. Sementara untuk penampilannya, tidak jauh berbeda dengan sablon rubber. Biasanya dipakai pada media kaos dengan warna hitam agar warnanya bisa terlihat mencolok.

Sablon pigmen

Sifat dari sablon ini dapat meresap ke dalam serat kain dengan sempurna. Salah satu keunggulan sekaligus kekurangannya, yaitu jenis tintanya hanya dapat digunakan pada media kaos berwarna terang, seperti putih. Sementara untuk kain kaos berwarna gelap tidak maksimal untuk digunakan.

Sablon foam

Mirip dengan sablon rubber atau karet, tetapi tintanya lebih terlihat timbul. Dengan mengenal sablon yang satu ini, Anda dapat tertarik karena sifatnya yang foam. Setiap orang bahkan bisa meraba permukaan sablon foam yang cukup menonjol. Sablon ini terdapat pada kedua jenis tinta, baik yang berfungsi sebagai underbase maupun plastisol. Tintanya membutuhkan pemanasan yang bisa mengembang dengan efek timbul.

Sablon separasi

Separasi dapat diartikan sebagai proses sablon dengan cara pemisahan warna desain untuk dijadikan gambar. Secara umum, jenisnya ada dua, yaitu spot color dan proses color. Spot color biasanya dipakai untuk desain yang berbentuk vektor. Sementara itu, proses color dipakai untuk desain berbentuk raster. Jadi, masing-masing jenis gambarnya juga berbeda dari pemisahan warnanya. Bagi orang awam memang sedikit rumit proses penyablonannya.

Sablon glow in the dark

Jenis sablon yang satu ini merupakan cat sablon transparan dengan campuran bubuk fosfor. Dengan begitu, sablon bisa menyala terang di tempat gelap karena sifat dari bubuk fosfor tersebut. Biasanya diaplikasikan dengan sablon rubber, pigmen, dan plastisol.

Sablon glitter

Tinta sablon yang sifatnya transparan dengan mencampurkan bubuk metalik yang mengkilap. Sablon ini akan terlihat lebih eksklusif dan elegan. Itulah sekelumit informasi tentang mengenal sablon.